Melarikan diri dari Godaan

Godaan berarti membujuk seseorang untuk melakukan tindakan yang tidak bijaksana atau tidak bermoral. Sesuatu yang menggoda atau merayu menyebabkan seseorang berada dalam keadaan tergoda.

Today we will look at three examples from the Bible that teach us important lessons about temptation and how we can be victorious over temptation in our own lives.  Our first example is about a young man named Joseph.  Joseph’s story is documented in the book of Genesis.  Joseph is one of the two youngest sons of Jacob, and he was about 17 years old at the time of this story. Joseph’s brothers were jealous of the love their father had for him.  Because of this jealousy, his brothers hated him, and they sought to do Joseph harm.  Eventually, Joseph’s brothers sold him into slavery to a man named Potiphar.

Kejadian 39:1-5

Dan Yusuf dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang perwira Firaun, kapten penjaga, seorang Mesir, membeli dia dari tangan orang Ismael, yang telah membawanya ke sana.

2 Dan Tuhan menyertai Yusuf, dan dia adalah orang yang makmur; dan dia berada di rumah tuannya orang Mesir itu.

3 Dan tuannya melihat bahwa Tuhan menyertai dia, dan bahwa Tuhan membuat semua yang dia lakukan berhasil di tangannya.

4 Dan Yusuf menemukan kasih karunia di hadapannya, dan dia melayani dia: dan dia mengangkatnya menjadi pengawas atas rumahnya, dan semua yang dia miliki dia berikan ke tangannya.

5 Dan terjadilah sejak dia mengangkatnya menjadi pengawas di rumahnya, dan atas semua miliknya, bahwa Tuhan memberkati rumah orang Mesir itu demi Yusuf; dan berkat Tuhan ada atas segala miliknya di rumah dan di ladang.

At the beginning of Genesis chapter 39, we read that Joseph’s brothers treated him cruelly because they were incredibly jealous of their father’s love for him.  So the brothers plotted to kill Joseph but instead sold him to an Egyptian household as a slave.  God did not abandon Joseph but had his hand on him, and Joseph quickly advanced in the house of Potiphar.  Joseph feared God, and God was with him.   So instead of keeping him as a mere slave, Potiphar made him his steward and overseer of his whole house.

Kejadian 39:6

6 Dan dia meninggalkan semua yang dia miliki di tangan Yusuf; dan dia tidak tahu seharusnya dia memilikinya, kecuali roti yang dia makan. Dan Joseph adalah orang yang baik, dan disukai.”

While Joseph was in these prosperous circumstances, a great temptation met him in his master’s house.  As a goodly person and well-favored, the Bible tells us that Joseph’s mistress cast her eyes upon him in lust and then tempted him.  Now this temptation was not just a one-time occurrence, but it happened over and over.  The Bible shows us; the greatest temptation came when no one was around.

Kejadian 39:10-12

10 Dan terjadilah, sewaktu dia berbicara kepada Joseph hari demi hari, bahwa dia tidak mendengarkan dia, untuk berbohong di sampingnya, atau untuk berada bersamanya.

11 Dan terjadilah sekitar saat ini, bahwa Joseph masuk ke dalam rumah untuk melakukan urusannya; dan tidak ada seorang pun dari rumah itu di dalam.

12 Dan dia menangkapnya dengan pakaiannya, berkata, Berbaringlah denganku: dan dia meninggalkan pakaiannya di tangannya, dan melarikan diri, dan mengeluarkannya.

What did Joseph do when this temptation came at its strongest?  He not only refused her, but he fled from her as he would have done as if someone were trying to kill him.  Joseph escaped for his life!  This behavior of Joseph, without doubt, is recorded for the instruction of all.  It is our duty to avoid the things that are themselves sinful and those that lead to sin.  Any sin we commit is evil and separates us from God.

Mazmur 66:18

“18 Jika aku menganggap kesalahan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan aku:

Yesaya 59:2

“2 Tetapi kesalahanmu telah memisahkan antara kamu dan Allahmu, dan dosa-dosamu telah menyembunyikan wajah-Nya darimu, sehingga dia tidak akan mendengar.”

We need to hate sin and love God’s laws with our hearts, souls, minds, and strength.

Yosua 22:5

5 Tetapi perhatikanlah baik-baik untuk melakukan perintah dan hukum, yang diperintahkan kepadamu oleh Musa, hamba Tuhan itu, untuk mengasihi Tuhan, Allahmu, dan untuk berjalan di segala jalan-Nya, dan menaati perintah-perintah-Nya, dan bersatu dengan-Nya. , dan untuk melayani Dia dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”

Ulangan 4:9

9 Hanya berhati-hatilah pada dirimu sendiri, dan jagalah jiwamu dengan rajin, jangan sampai kamu melupakan apa yang telah dilihat matamu, dan jangan sampai itu hilang dari hatimu seumur hidupmu: tetapi ajari mereka putra-putramu, dan putra-putra putramu ;”

Apa itu dosa? Dosa adalah pelanggaran yang disengaja dan disengaja terhadap Tuhan.

Yakobus 4:17

17 Oleh karena itu bagi dia yang tahu untuk berbuat baik, dan tidak melakukannya, itu adalah dosa baginya.

Before we sin, there is always a temptation.  A temptation is not a sin, but it is the testing point for sin.  Joseph did not know that his boss’s wife would tempt him, but if he had given in and not fled, he would have sinned.  What do we do when temptation meets us?  Are we fleeing from the wrong, or are we giving in? What happens when the temptation to lie, get angry or do anything that transgresses God’s commandments challenges us?

Would you walk across a river where the ice was all broken up?  No, you would avoid it.  Would you take your money and throw it into the sea?  No.  Would you walk off the edge of a cliff?  No, you would flee from the area.  If we say we love God and are following Him, we will flee from doing anything sinful.  We will stay as far away from sin as possible.

Our second example is about a man named Achan, whose story we can find in the book of Joshua.  Before the Israelites would conquer Jericho, God commanded them not to take specific items of the spoils because they were accursed.  Achan was tempted in Jericho by things he’d seen and then desired to have, which God said not to take.  Achan took the accursed items anyway and hid them in his tent.  God became very angry, and Achan’s action became responsible for the defeat against the Israelites when Joshua sent the men into Ai.  God told Joshua there was sin among the Israelites, and Achan finally confessed.

Yosua 7:21

21 Ketika aku melihat di antara jarahan itu pakaian Babel yang bagus, dan dua ratus syikal perak, dan sekeping emas seberat lima puluh syikal, maka aku mengingini mereka, dan mengambilnya; dan, lihatlah, mereka bersembunyi di dalam tanah di tengah-tengah kemahku, dan perak di bawahnya.”

Achan was different than Joseph.  When Achan became tempted, he did not flee, and what happened?  The Israelites put Achan and his family to death.  When we sin today, we, in essence, die, and we no longer have communion with God.

Our last example is our Lord Himself.  When the devil tempted Jesus, what did He do?  Jesus said, “Get thee behind me, Satan!” In other words, get out of here, devil!  I am sure Jesus was not timid about this either.  Instead, Jesus was forceful and commanding.  He rebuked the devil amid temptation.  Jesus knew we would experience temptation, so He taught us to pray in this way:

Matius 6:13

13 Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskan kami dari yang jahat: Karena milik-Mulah kerajaan, dan kuasa, dan kemuliaan, untuk selama-lamanya. Amin."

Matius 26:41

“41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Do you think these commands are any less important today?  No, we need to watch lest we enter into temptation or, in other words, SIN.  We need to flee anything that looks, acts, or talks like SIN.

How have you been doing in your life?  Have you been letting temptations lead you to sin?  If you have, God has given the power through His Son to defeat and overcome the temptation.  When we get saved and stay close to God, we can flee whenever the temptation arises.

1 Korintus 10:12-14

12 Karenanya biarlah dia yang berpikir dia berdiri, berhati-hatilah jangan sampai dia jatuh.

13 Tidak ada pencobaan yang menimpa kamu, tetapi seperti yang biasa terjadi pada manusia: tetapi Allah adalah setia, yang tidak akan membiarkan kamu dicobai melebihi kemampuanmu; tetapi akan dengan pencobaan juga membuat jalan untuk melarikan diri, agar kamu dapat menanggungnya.

14 Karenanya, kekasihku yang terkasih, larilah dari penyembahan berhala.”

id_IDBahasa Indonesia
TrueBibleDoctrine.org

GRATIS
MELIHAT